Sabtu, 03 November 2012

ISTILAH BAHASA DALAM SINEMATOGRAFI

Berikut ini adalah beberapa contoh Glossary Istilah yang umum dipakai dalam dunia Sinematografi & Produksi Televisi.

Acting :

Sebuah proses pemahaman dan penciptaan
tentang perilaku dan karakter pribadi dari
seseorang yang diperankan
Addes Scenes :
Adegan yang ditambahkan kedalam konsep asli,
biasanya diambil setelah film diselesaikan

Agent (Agent Model) :

Seseorang yang dipekerjakan oleh satu atau lebih
talent agency atau serikat pekerja untuk mewakili
keanggotaan mereka dalam berbegosiasi kontrak
individual yang termasuk gaji, kondisi kerja, dan
keuntungan khusus yangtidak termasuk dalam
standard guilds atau kontrak serikat kerja. Orang ini
diharapkan oleh para aktor/aktris untuk mencarikan
mereka pekerjaan dan membangun karir mereka

Anamorphic :

Lensa yang digunakan dalam fotografi untuk
memperkecil gambar widescreen ke ukuran 35mm.
Proses ini dibalik ketika memproyeksikan hasil akhir
film, memunculkan gambar kembali ke ukuran
normal pada layar lebar.

Answer Print :

Married Print pertama dari film yang dibuat oleh lab
pemroses film, dan kemudian akan digunakan
untuk menetapkan standar kualitas film yang akan
diedarkan kepada publik.

Apple Box :

Digunakan untuk meninggikan seorang aktor/aktris
serta suatu obyek sesuai dengan ketinggian yang
tepat untuk pengambilan gambar.
Art Departement :
Bagian artistik. Bertanggung jawab terhadap
perancang set film. Seringkali bertanggung jawab
untuk keseluruhan desain priduksi. Tugasnya
biasanya dilaksanakan dengan kerjasama yang erat
dengan sutradara.

Ascpect Ratio :

Perbandingan antara lebar dan tinggi bingkai
gambar (frame)
Rasio untuk tayangan televisi adalah 1,33:1 yang
artinya lebar frame yang muncul di televisi adalah
1,33 kali dari tinggi.

Art Director :

Seorang asisten sutradara film yang
memperhatikan administrasi, hal yang penting
sehingga departemen produksi selalumengetahui
perkembangan terbaru proses pengambilan film. Ia
bertanggung jawab akan kehadiran aktor/aktris
pada saat dan tempat yang tepat, dan juga untuk
melaksanakan instruksi sutradara.

Available Lighting :

Pengambilan gambar tanpa tambahan cahaya
buatan manusia

Audio Visual :

Sebutan untuk perangkat yang menggunakan
unsur suara dan gambar

Art Director :

Pengarah artistik dari sebuah produksi

Asisten Produser :

Seorang yang membantu produser dalam
menjalankan tugasnya

Audio Mixing :

Proses penyatuan dan penyelarasan suara dari
berbagai macam jenis dan bentuk suara.

Angle :

Sudut pengambilan gambar

Animator :

Sebutan bagi seorang yang berprofesi sebagai
pembuat animasi

Audio Effect :

Efek suara

Ambience :

Suara natural dari obyek gambar

Broadcaster :

Sebutan untuk seseorang yang bekerja dalam
industri penyiaran

Background :

Latar belakang

Barn Doors :

Pintu berengsel yang dipasangkan di depan lampu
studio yang dapat dibuka atau ditutup untuk
memunculkan cahaya pada area tertentu di set.

Barney :

Bungkus kain pada pelindung yang dapat
dipakaikan pada kamera film atau blimped kamera
film, untuk mengurangi siara mekanisme. Ada juga
heated barney yang digunakan dalam suhu dingin.

Best Boy :

Asisten Gaffer atau asisten Key Grip.

Blank :

Selongsong senapan atau pistol yang berisi peluru
buatan untuk menggantikan peluru yang
sesungguhnya. Blank dipergunakan dalam film
untuk mencegah terjadinya kecelakaan, walaupun
sesungguhnya peluru kosong itu sendiri masih
berbahaya jika ditembakan dan mengenai orang
dalam jarak dekat.

Blimp :

Ruangan kedap suara yang mengelilingi kamera
film untuk mencekah ikutn terekamnya bunyi
mekanisme kamera kedalam alat perekam suara.

Blow Up :

Perbesaran ukuran film dari 16mm ke 35mm yang
dilakukan di laboratorium untuk diputar di bioskop.
Istilah ini juga dipergunakan dalam fotografi untuk
memperbesar foto guna keperluan display atau
promosi.

Body Frame, Body Pod :

Digunakan untuk menunjang hand held camera di
lapangan.

Boom Man :

Individu yang mengoperasikan mikrofon boom.

Booth Man :

Operator proyektor film. Orang yang bekerja dalam
ruang proyeksi.

Breakaway :

Sebuah set atau hand property, misalnya botol atau
kursi yang dirancang untuk rusak dengan cara-cara
tertentu sesuai aba-aba.

Breakdown :

Biasanya merujuk pada jumlah spesifik rincian
pengeluaran dalam sebuah produksi film. Dapat
juga berarti pengaturan atau perencanaan
berbagai adegan beserta urutan pengambilannya.

Budget :

Pengeluaran keseluruhan dari produksi film.

Blocking :

Penempatan obyek yang sesuai dengan kebutuhan
gambar

Bridging Scene :

Adegan perantara di antara adegan-adegan lainnya

Back Light :

Penempatan lampu dasar dari sudut belakang
obyek

Breakdown Shot :

Penentuan gambar yang sesuai dengan naskah
atau urutan acara

Bumper In :

Penanda bahwa program acara tv dimulai kembali
setelah iklan

Bumper Out :

Penanda bahwa program acara tv akan berhenti
sejenak untuk iklan

Call :

Waktu yang diharapkan dari seorang individu anggota staf perusahaan, pemain, atau kru untuk
berada di set. Jadwal biasanya didaftarkan pada call
sheet yang menjadi tanggung jawab asisten sutradara dan manajer produksi.

Camera :

Sistem perangkat mekanik atau elektronik yang
mengontrol pergerakan dari film yang belum diekspos di belakang lensa dan shutter dan yang
menentukan gambar serta tingkatan cahaya yang
masuk kedalam film. Mekanisme ini mungkin
memiliki kontrol kecepatan.

Camera Boom :

Tempat kamera yang dapat berpindah, biasanya
berukuran besar, tempat kamera dapat diproyeksikan keluar set dan atau dinaikan di
atasnya.

Camera Departement :

Bertanggung jawab untuk memperoleh dan
merawat semua peralatan kamera yang dibutuhkan
untuk memfilmkan sebuah motion picture. Juga
bertanggung jawab untuk penanganan film,
pengisian film, dan berhubungan dengan
laboratorium pemrosesan.

Cameraman :

First Cameraman sering disebut sebagai Penata
• Fotografi (Director of Photography) atau kepala
kameramen, bertanggung jawab terhadap pergerakan dan penempatan kamera dan juga
pencahayaan dalam suatu adegan. Kecuali dalam
unit produksi yang kecil, Penata Fotografi tidak
melakukan pengoperasian kamera selama syuting
yang sesungguhnya.
• Second Cameraman sering disebut sebagai
asisten kameramen atau operator kamera, bertindak sesuai instruksi dari kameramen utama dan melakukan penyesuaian pada kamera atau mengoperasikan kamera selama syuting.
• First Assistant Cameramen sering disebut Kepala
Asisten untuk pada operator kamera. Seringkali
bertanggung jawab untuk mengatur fokus kamera
(untuk kamera film)
•Second Assistant Cameraman, menjadi asisten
operator kamera.

Camera Noise :

Bunyi Kamera. panggilan dari bagian tata suara
(Sound Departement) di set untuk mereangkan
bahwa ia menerima bunyi dari kamera sehingga
harus digunakan kamera lain, melakukan perbaikan
kamera atau diperlukan penghalusan tambahan
terhadap kamera dengan menggunakan barney
atau selimut.

Camera Report :

Salinan yang disimpan dalam tiap magazine film
tempat asisten kameramen mencatat panjang
pengambilan tiap adegan, nomer adegan, dan
perintah untuk mencetak atau tidak. Laporan
kamera diberikan ke laboratorium proses, bagian
kamera, dan bagian produksi.

“Camera Right”, “Camera Left” :

Petunjuk bagi seorang aktor/aktris untuk berputar
atau bergerak. Petunjuk ini berdasarkan sudut
pandang sutradara atau kamera dan dibalik sesuai
dengan keadaan aktor. Ketika menghadap lensa
maka bagian kanan aktor adalah bagian kiri kamera
dan juga sebaliknya.

Camera Tracks :

Lintasan Kamera yang terbuat dari metal atau
lembaran kayu lapis ukuran 4 x 8 yang diletakkan
dilantai untuk membawa dolly atau camera boom.
Lintasan digunakan untuk menjamin kehalusan
gerakan kamera.

Can :

Tempat/wadah untuk film.

Canned Music :

Musik yang belum ditulis untuk film tertentu namun
telah direkam dan dikatalogkan menurut gayanya
dalam perpustakaan sehingga dapat dibeli dan
dipergunakan.

Casting Director :

Orang yang memimpin pemilihan dan
pengontrakan aktor/aktris untuk memenuhi bagian
yang dibutuhkan dalam sebuah naskah.

Century Stand :

Digunakan untuk menahan berbagai jenis bendera
yang diperlukan untuk mengurangi intensitas
cahaya atau untuk menghalangi sejumlah cahaya
tertentu. Juga digunakan untuk menahan atau
mendukung ranting daun atau efek lain yang
berhubungan dengan pencahayaan.

Changing Bag :

Tas kedap cahaya dengan ritsleting ganda tempat
magazines film dapat diletakkan untuk
memindahkan film yang telah diekspose dan
mengisi ulang magazine. Juga dibuat sehingga
memungkinkan asisten kamera memasukkan
tangan dan lengannya tanpa membiarkan film
terkena cahaya. Biasanya digunakan jauh dari
studio kaerna di studio, magazine diisi ulang
diruang gelap di bagian kamera.

Character Man or Woman :

Pada saat-saat tertentu seorang aktor/aktris
bermain karakter, biasanya istilah ini merujuk pada
aktor/aktris yang paling sesuai secara fisik untuk
peran-peran selain pemain utama romantis, peran
remaja atau peran sederhana.

Cinema :

Merujuk pada Motion Picture. Berasal dari kata
Yunani Kinema yang berarti gambar.

Cinema Scope :

Nama dagang untuk tujuan pemrosesan fotografi
dan proyeksi yang mengikutsertakan kamera
dengan lensa anamorfik atau proyektor dan ayar
berlekuk ekstra panjang. Memungkinkan proyeksi
dari gambar yang jauh lebih besar dari ukuran
biasanya. Banyak film epic dibuat dalam Cinema
Scope karena pengaruh dari ukuran terhadap
penonton.

Cinematographer (Sinematografer) :

Penata Fotografi. Orang yang melaksanakan aspek
teknis dari pencahayaan dan fotografi adegan.
Sinematografer yang kreatif juga akan membantu
sutradara dalam memilih sudut, penyusunan, dan
rasa dari pencahayaan dan kamera.

Cinemobile :

Nama dagang untuk unit lokasi pembuatan film
yang lengkap dan dapt berpindah-pindah,
membawa peralatan dan petugasnya dan memiliki
banyak ukuran mulai dari van peralatan kecil
sampai dengan bus besar.

Clapper Boards :

Sepasang papan berengsel yang diketukkan saat
syuting dialog ketika kamera gambar dan alat rekam
suara berputar dalam kecepatan yang sinkron.
frame pertama ketika papan bersentuhan
kemudian disinkronkan dalam ruang pemotongan
dengan bunyi “bang”, memantapkan sync antara
alur suara dan alur gambar. Pada banyak tipe
sistem penanda elektronik dipasangkan sisi kamera.

Commercial :

Iklan. Film pendek yang umumnya berdurasi 60, 30,
atau 15 detik yang dibuat khusus untuk menjual
suatu produk.

Composite Print :

Film yang telah diedit termasuk semua gambar,
suara, dan musik yang telah dicetak ke dalam
sebuah film.

Contact Glass :

Alat bantu penglihatan terbuat dari kaca berwarna
gelap berbentuk seperti monacle yang dipakaikan
ke salah satu mata Penata Fotografi selama pencahayaan set untuk memeriksa tingkatan
kontras dari pencahayaan tersebut.

Cook, Cookie :

Dapat berupa kain dengan bingkai kawat atau
lembaran kayu lapis atau plastik yang diberi pola
daun ranting atau bunga untukmemunculkan
bayangan pada permukaan datar. kadang buram
atau tembus cahaya seperi sebuah scrim. berasal
dari bahasa Yunani kukaloris yang berarti memecah
cahaya.

Copter Mount :

Copter kamera untuk penggunaan dalam
pengambilan gambar aerial helikopter yang
berfungsi menjaga kamera dari vibrasi helikopter.
Nama dagangnya adalah Tyler Mount.

Costume Designer :

Orang yang merancang dan memastikan produksi
kostum secara sementara maupun permanen
untuk sebuah film.

Coverage :

Keseluruhan koleksi hasil pengambilan gambar
individual, sudut, dan set yang terdiri dari segala
kebutuhan film untuk membuat sebuah cerita
lengkap.

Cover Set :

Set yang digunakan untuk syuting bila adegan
eksterior yang diusahakan ternyata terganggu oleh
kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Cover Shot :

Bagian dari pengambilan film untuk menyediakan
materi transisi dari satu bagian adegan ke bagian
adegan lain dalam sebuah adegan yang sama. Bisa
juga digunakan sebagai gamabr tambahan atau
cadangan kalau perekaman pertama tidak berhasil.
Juga disebut sebagai “insurance”.

Cue :

Tanda bagi aktor/aktris dalam film untuk
memunculkan bagiannya dalam dialog atau
tindakan. Isyarat ini dapat berupa tindakan aktor/
aktris lainnya, bagian akhir dari sebuah dialog,
tanda dari sutradara atau isyarat cahaya.

Cue Light :

Bola lampu kecil yang dapat dinyalakan atau
dimatikan oleh sutradara atau asisten sutradara
dan diletakkan diluar jangkauan pandang kamera
tetapi dalam jangkauan pandang aktor untuk
memberi isyarat. Isyarat cahaya ini menghindari
isyarat secara verbal yang dimunculkan oleh aktor.

Cut and Hold :

Perintah dari sutadara agar adegan diberhentikan
namun aktor/aktris tetap berada dalam posisinya.
Sutradara mungkin ingin memeriksa pencahayaan,
posisi, atau mengatur adegan lain yang saling
bersinggungan.

Cut Back :

Mengubah gambar dalam film secara cepat dari
adegan saat ini ke adegan lain yang telah dilihat
sebelumnya. Pemotongan ini Dilakukan tanpa ada
transisi.

Cutting on The Action :

Menggunakan sebuah tindakan besar dari seorang
aktor/aktris sebagai titik untuk masuk lebih dekat
atau lebih jauh dari orang tersebut.

Cutting Room :

Tempat peralatan seorang editor film berada,
misalnya moviola dan lain sebagainya dan tempat
film akan digabungkan sesuai cerita yang
berkesinambungan. Ruang ini biasanya ada dalam
sebuah studio namun dapat saja berada pada
lokasi tersendiri dan terpisah dari daerah studio.

Cut to :

Secara cepat mengubah gambar dalam film dari
adegan masa kini ke adegan lainnya tanpa adanya
transisi.

Credit Title :

Urutan nama-nama tim produksi dan pendukung
acara

Chroma Key :

Sebuah metode elektronis yang melakukan penggabungan antara gambar video yang satu
dengan gambar video lainnya dimana dalam
prosesnya digunakan teknik Key Colour yang dapat
diubah sesuai kebutuhan foreground dan
background.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar